ABNA24 melaporkan, Ahmad Mulla Talal Sabtu (4/7/2020) malam mengatakan, agresi pasukan Turki sebuah pelanggaran nyata terhadap kedaulatan Irak dan Ankara bertanggung jawab atas pembunuhan warga tak berdosa di wilayah ini.
Talal seraya mengisyaratkan pemanggilan dubes Turki untuk kedua kalinya dan protes keras Baghdad, meminta masyarakat internasional mengecam agresi Ankara tersebut.
Protes keras Mulla Talal dirilis ketika Minggu (5/7/2020) dini hari, televisi al-Alam melaporkan berlanjutnya serangan artileri militer Turki terhadap pos-pos Partai Pekerja Kurdistan (PKK) di kawasan Kurdistan Irak. (MF)
342/